NEWS UPDATE :
- Achmad Afif Bagar Sabet Juara 1 Kejuaraan Karate Piala Walik...
- Perkuat Branding Religi dan Berkarakter, SMP Muhammadiyah 14...
- SMP Muhammadiyah 14 Surabaya Budayakan Karakter Religius Mel...
- Pembinaan Guru dan Karyawan Awal Tahun Ajaran Baru ...
- FORTASI SMP Muhammadiyah 14 Surabaya 2025: Menjadi Pelajar H...
- Outing Class : Meneladani Semangat Jalesveva Jayamahe dengan...
- Siswa SMP Muhammadiyah 14 Surabaya Turut Berlaga pada Muhamm...
- SMP Muhammadiyah 14 Surabaya, Sparing Partner Tapak Suci Per...
- Bersama KP, Mupalas laksanakan Bimtek hadapi Sumatif Tengah ...
- 9-7-12 Komposisi Medali Mupalas di Chusnan David Cup 2023...
Achmad Afif Bagar Sabet Juara 1 Kejuaraan Karate Piala Walikota 2026
SURABAYA — Suasana riuh penuh ketegangan mewarnai Gedung Pancasila pada Sabtu (13/6/2026). Ribuan pasang mata menjadi saksi lahirnya bintang baru dalam ajang bergengsi Kejuaraan Karate Piala Walikota 2026. Di antara ratusan kontestan yang bertanding, nama Achmad Afif Bagar berhasil menyedot perhatian publik setelah menuntaskan laga pamungkas dan menyabet podium tertinggi sebagai Juara 1 Kumite Perorangan 70 kg SMP Putra. Kemenangan ini terasa sangat emosional dan istimewa. Pasalnya, Kejuaraan Piala Walikota 2026 merupakan panggung kompetisi resmi pertama yang dijajal oleh atlet muda ber bakat asal Benowo tersebut.
Dibalik senyum kemenangan dan medali emas yang melingkar di lehernya, tersimpan perjalanan unik. Sebelum mengukir prestasi di matras karate, Afif sejatinya lebih dulu menggemari olahraga tinju. Namun, didorong oleh rasa penasaran serta keinginan kuat untuk menantang diri sendiri dalam mencoba hal-hal baru, Afif memutuskan memutar haluan ke cabang olahraga karate. Langkah berani tersebut ia mulai pada tahun 2025 dengan resmi mendaftarkan diri di salah satu dojo lokal di kawasan Benowo.
Awalnya saya memang suka olahraga tinju. Tapi setelah dipikir-pikir, saya ingin mencoba tantangan baru yang bisa membentuk mentalitas, kedisiplinan, dan ketahanan fisik dengan cara berbeda. Dari situ saya memilih karate dan mantap bergabung ke dojo pada 2025 lalu, ujar Afif usai upacara penganugerahan medali.
Proses transisi dari tinju ke karate tentu tidak terjadi secara instan. Selama kurang lebih satu tahun, Afif harus melewati fase latihan ketat dan disiplin tinggi. Di bawah bimbingan dua pelatihnya, Senpai Rizal dan Senpai Dwiki, Afif terus digembleng mulai dari teknik dasar, ketepatan serangan Kumite, hingga strategi bertarung di atas matras.
Hari demi hari dilewati Afif dengan konsistensi latihan yang luar biasa. Kerja keras tanpa kenal lelah itu akhirnya terbayar tuntas saat ia melangkah ke ajang Kejuaraan Piala Walikota 2026. Berkat persiapan matang, taktik cermat dari tim pelatih, serta fokus yang tidak tergoyahkan, Afif mampu tampil tenang mendominasi setiap babak hingga keluar sebagai yang terbaik di kelas Kumite Perorangan 70 kg SMP Putra. Kemenangan perdana ini tidak hanya membanggakan dojo tempatnya berlatih di Benowo, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa keberanian untuk mencoba hal baru—jika diimbangi dengan kerja keras—akan membuahkan hasil yang manis. (saphaha)
SMP MUHAMMADIYAH 14 SURABAYA