SMP Muhammadiyah 14 Surabaya, Sparing Partner Tapak Suci Perkuat Silaturahmi Antar Perguruan Muhammadiyah Surabaya
Sabtu,
19 Oktober 2024. SMP Muhammadiyah sebagai tuan rumah dalam acara sparing
partner tapak suci perguruan muhammadiyah. Peserta dalam kegiatan ini
diantaranya SMP Muhammadiyah 14 Surabaya, SMP Muhammadiyah 17 Surabaya, SMP Muhammadiyah 3 Surabaya, SMP Al Falah
Surabaya, SMP Kemala Bhayangkari 6 Surabaya serta alumni mupalas angkatan 2024
turut meramaikannya. Masing-masing
pelatih sangat mendukung dengan adanya acara tersebut. Kegiatan ini diikuti
sebanyak 93 peserta dan 6 pelatih tapak suci. Sedangkan peserta terbanyak dari
SMP Muhammadiyah 14 Surabaya selaku tuan rumah.
Sparing
Partner Tapak Suci diadakan dengan harapan dapat
mempererat silaturahmi dan rasa kekeluargaan antar perguruan muhammadiyah.
Selain itu kegiatan ini dijadikan sebagai tolak ukur kemampuan setiap siswa
agar bisa dievaluasi ke depannya. “ Harapan saya buat peserta supaya mereka
bisa mendapatkan ilmu sebanyak-banyaknya
dari para pelatih yang hadir.” , ujar Fiqanda selaku ketua penyelenggara sekaligus
pelatih tapak suci mupalas.
Kegiatan
terjadwal mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB. Kegiatan diawali dengan
pemanasan yang diikuti oleh seluruh peserta di halaman SMP Muhammadiyah 14
Surabaya. Usai pemanasan pukul 07.30 seluruh peserta menuju aula yang terletak
di lantai lima gedung SMP Muhammadiyah 14 Surabaya. Fiqanda merasa sangat
bangga dan bahagia menyaksikan antusiasme para peserta sparing. “
MasyaAllah seluruh peserta sangat antusias sekali dalam kegiatan sparing
partner kali ini, terlebih dari SMP Muhammadiyah 14 Surabaya yang di mana siswa banyak
sekali yang semangat dan sekolah pun selalu mendukung serta memfasilitasi
kegiatan tapak suci di sekolah.” , tandas Fiqanda pelatih TS Mupalas.
Kegiatan
sparing ini juga memberikan kesan tersendiri bagi para peserta. Salah
satunya adalah Ihsan siswa mupalas kelas 9B mengungkapkan kesannya, “ Kita sparing
itu buat silaturahmi dan buat persiapan ajang perlombaan bukan mencari
musuh atau menunjukkan bahwa saya itu pemain yang hebat bukan, selain itu bisa
saling kenal antar sekolah dan mengetahui kekurangan kita saat bermain tadi.”
Adapun
kendala dalam kegiatan sparing hanyalah pada penjadwalan yang terlalu
pagi sehingga menyebabkan beberapa sekolah partisipan yang jaraknya jauh dari
mupalas mengalami keterlambatan. Ke depannya sparing akan tetap diadakan
secara bergantian dengan sekolah-sekolah lainnya. “ Alhamdulillah..... Acara
berjalan lancar, meskipun ada sedikit kendala tapi masih bisa teratasi.” Ungkap Fiqanda usai kegiatan sparing.
Penulis : Phiwin






